Keruh.
Tak ada cahaya mutiara yang berpendar.
Putih ikan mengapung, tersekat.
Tertutup permukaan yang berkarat.
Nasehat dan wejangan tumpah tak tahu arah.
Masukan dan kritikan berbuah amarah.
Hati yang kering, demikian adanya.
Ahad, 29 Mei 2011
Udo Iwan
Kering
Written By rumah karya on Kamis, 16 Juni 2011 | 15.04.00
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar