Assalamu'alaikum...,  Ahlan Wasahlan |  sign in  |  

Ahlan...

Sebuah blog untuk mengekspresikan diri. Manampung tetes pikiran yang jatuh. Sebuah parit kata, yang merayap dari celah jiwa. Sebuah bejana penyambut derai-derai inspirasi. Di sini dicoba untuk dieja. Kali saja menjadi huruf yang bisa dibaca. Menjelma alenia, membentuk cerita. Kalaupun berupa coretan tak berbentuk, mohon seka raut yang berluluk. Biar cerah. Dan jahitkan saku yang masih melambai. Karena aku sosok yang tak luput dari alpa. Thank's!


Tikus Malang

Written By rumah karya on Sabtu, 09 Oktober 2010 | 17.05.00

Di luar sana,
Angin bertiup kencang
Menyibak-nyibak padang ilalang

Di kaki-kaki ilalang
Dua tiga tikus lari tunggang langgang
Bersembunyi di balik celah-celah batang
Menjauh dari kejaran elang yang melayang-layang

Di tangkai-tangkai ilalang
Pipit-pipit berteriak-teriak
Namun suaranya yang nyaring
ditelan angin yang mendesau-desau menggesek ilalang
Di luar sana,
Angin bertiup kencang
Menyibak-nyibak padang ilalang

Di kaki-kaki ilalang
Dua tiga tikus lari tunggang langgang
Bersembunyi di balik celah-celah batang
Menjauh dari kejaran elang yang melayang-layang

Di tangkai-tangkai ilalang
Pipit-pipit berteriak-teriak
Namun suaranya yang nyaring
ditelan angin yang mendesau-desau menggesek ilalang

Elang menerjang
Menerkam tikus-tikus malang
Tikus yang terjebak di antara batang-batang ilalang

Suara pipit berubah garang
Seakan ingin menantang elang
Mengajak perang

Terlau besar
Lalu kepada siapa ia akan minta tolong?
Kepada Jaksa?
Siapa jaksa?
Singakah
Atau macan
Atau,
Kepada KPK?
Siapa KPK?
Gajahkah
Atau beruang

Entahlah!
Pipit bingung
Sedih
Marah
Melihat tikus
Dibawa terbang elang ke awang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar